Selasa, 02 Januari 2018

Sumber Daya Komputasi Dan Komunikasi


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi








Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)



Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA


PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA 2017




SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI
Dengan adanya sumber komputasi maka komunikasi pun berjalan. Dengan adanya jaringan-jaringan para manajer dapat mengunakan waktunya secara efektif dan efisien khususnya dalam pengambilan keputusan yang akurat dan tepat. Komunikasi membutuhkan standar karena berbagai perusahaan peranti keras komputerdan telepon harus mempunyai penyajian data yang sama dan dapat dipahami disepanjak pergerakan media komunikasi. Untuk mencapai komunikasi yang baiok maka dari sumber komputasi harus memilki alat-alat yang cepat, dan aman. (Feby Ratna Sari, 2017)

ANALISIS SISTEM (Feby Ratna Sari, 2017)
1.    Dilakukan proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hubungan timbal-balik yang terkait dalam pengembangan sistem; definisi masalah, tujuan, kebutuhan, prioritas dan kendala-kendala sistem; ditambah identifikasi biaya, keuntungan dan estimasi jadwal untuk solusi yang berpotensi.
2.    Fase analisis sistem adalah fase profesional sistem melakukan kegiatan analisis sistem.
3.    Laporan yang dihasilkan menyediakan suatu landasan untuk membentuk suatu tim proyek sistem dan memulai fase analisis sistem.
4.    Tim proyek sistem memperoleh pengertian yang lebih jelas tentang alasan untuk mengembangkan suatu sistem baru.
5.    Ruang lingkup analisis sistem ditentukan pada fase ini. Profesional sistem mewawancarai calon pemakai dan bekerja dengan pemakai yang bersangkutan untuk mencari penyelesaian masalah dan menentukan kebutuhan pemakai.
6.    Beberapa aspek sistem yang sedang dikembangkan mungkin tidak diketahui secara penuh pada fase ini, jadi asumsi kritis dibuat untuk memungkinkan berlanjutnya siklus hidup pengembangan sistem.
7.    Pada akhir fase analisis sistem, laporan analisis sistem disiapkan. Laporan ini berisi penemuan-penemuan dan rekomendasi. Bila laporan ini disetujui, tim proyek sistem siap untuk memulai fase perancangan sistem secara umum. Bila laporan tidak disetujui, tim proyek sistem harus menjalankan analisis tambahan sampai semua peserta setuju.

PENGEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI METODE ALTERNATIF
Pengembangan sistem metode alternatif dapat berupa pengembangan sistem metode :


1) Paket (Package)
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah paket harus dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan
·         Kualitas paket yang baik
·         Dapat digunakan sketika
·         Harga paket relative murah
·         Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
·         Kompatibel dengan sesame oengguna paket
Kelemahan
·         Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
·         Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
·         Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
·         Ketergantungan dari pemasok
·         Tidak memberikan keuntungan kompetisi

2) Metode Prototip (Prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis.
Keunggulan prototyping adalah :
1.    Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2.    Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3.    Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4.    Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5.    Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.

kelemahan prototyping adalah :
1.    Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2.    Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3.    Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.



3) Metode Pengembangan Oleh Pemakai (End User Computing Atau End User Devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada individu pemakai sistem yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC (end user computing) dapat dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke organisasi, pengembangan sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi kesalahan, dampaknya akan berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada organisasi secara luas.
Kelebihan
·         Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
·         Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
·         Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.

Kekurangan
·         Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
·         Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
·         Kelemahan teknis.

4) Metode Outsourcing
Outsourcing adalah metode penggunaan sumber daya manusia yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani atau membangun sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan vendor.
Perbedaan metode konvensional dengan metode alternatif. Dengan metode pengembangan secara konvensional, yaitu metode siklus hidup pengembangan sistem, yang dikembangkan oleh analisis sistem. Alasan menggunakan metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang kompleks. Selanjutnya pengembangan sistem teknologi informasi alternatif model paket dilakukan dengan membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket sekarang banyak tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti misalnya aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya. Jika paket tersedia perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program sendiri aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu :
1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan,
2) ketersedian paket,
3) mengevaluasi kemampuan paket.

Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua biasanya jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah metode prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang harus segera dioperasikan.


1.   Pemberdayaan  Data Secara Elektronik Lebih Baik Dari Pada Manual (Soohendra, 2011)
Pengolahan Data Elektronik (PDE) yaitu proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berarti dan lebih berguna yaitu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik yaitu komputer.
Dua alasan manajemen dengan PDE itu lebih baik:

·         sistem PDE mencapai tingkat administrasi yang efektif dengan kecanggihan teknologi yang mendasarinya dan kebutuhannya. Sulit untuk mengimplementasikan dan menyelenggarakan sistem PDE secara sukses tanpa diorganisasi dengan baik, memakai prosedur dan dokumentasi yang layak serta memiliki administrasi yang efektif, sehingga perlu organisasi yang baik.
·         PDE diselenggarakan untuk melengkapi manajemen dengan lebih banyak informasi dan analisis yang lebih efektif atas informasi yang diperoleh dibanding sistem manual.perluasan informasi + variasi alat-alat analitis yang praktis untuk komputer, memberi manajemen kemampuan untuk mengawasi aktivitas organisasi secara lebih efektif dan menelaah serta mengambil tindakan lebih lanjut atas hasil aktivitas ini.

2.    Software Pesanan Melalui Konsultan IT (Outsourcing)  Lebih Mahal Dari Software Jadi Yang Ada Di Pasaran Software Aplikasi (Soohendra, 2011)

Software Jadi
Adalah software yang dibuat secara general dengan spesifikasi umum dan berlaku dimanapun sehingga bisa dipakai lebih luas, contohnya
·        OS : WindowsLinux, Mac, dll
·        Aplikasi Kantor : Microsoft ExcelOpen Office, dll
·        Aplikasi akuntansi
·        Aplikasi Sekolah : PastibosSiapBOSSMASH
Software tersebut biasanya dijual online atau dijual di toko software dalam bentuk CD dengan packaging (kartu garansi, buku manual, sertifikat, dan kelengkapan lain).
Cara menjual software adalah dijual bebas di online maupun offline. Keuntungan jual software jadi adalah harganya murah.

Software Pesanan (Sagung, 2013)
Adalah software tailor-made yang dibuat berdasarkan pesanan. Software ini biasanya hanya bisa dipakai khusus oleh satu pembeli saja. Tidak bisa dipakai oleh orang lain karena dibuat secara spesifik.
Contoh : software untuk universitas yang dibuat khusus, karena pasti ada perbedaan dengan universitas lain.
Cara menjual software seperti ini adalah kita menjual jasa pembuatan software, biasanya melalui tender atau penawaran jasa. Keuntungan jual software custom adalah harganya mahal (bahkan bisa buat biaya hidup berbulan - bulan hanya dengan membuat satu software custom). Harga berbanding lurus dengan kualitas.

Daftar Pustaka
1.    Feby Ratna Sari, 2017. http://febymercu12.blogspot.co.id/2017/04/sim-feby-ratna-sari-hapzi-ali-sumber.html (02 Oktober 2017, Jam 14.15)
2.    Soohendra, 2011.http://soohendra.blogspot.co.id/2011/02/sistem-pemrosesan-data-elektronik-pde.html. (02 Oktober 2017, Jam 14.17)
3.    Sagung, 2013. https://sagung.wordpress.com/2013/02/23/software-generic-atau-custom/ (02 Oktober 2017, Jam 14.18)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar