|
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Informasi Dalam Pelaksanaannya
|
|
|
|
|
|
|
|
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)
|
|
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2017
|
PENTINGNYA HUBUNGAN BAIK
DENGAN PELANGGAN
Customer Relationship
Management menyimpan informasi pelanggan dan merekam seluruh kontak yang
terjadi antara pelanggan dan perusahaan, serta membuat profil pelanggan untuk
staf perusahaan yang memerlukan informasi tentang pelanggan tersebut (Laudon
dan Traver, 2002).
Manajemen Hubungan Pelanggan
(Customer Relationship Management) adalah suatu jenis manajemen yang secara
khusus membahas teori mengenai penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya
dengan tujuan meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya. (Akh.
Muwafik Saleh, 2010).
Pengertian lain mengatakan bahwa ia adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi. CRM melingkupi semua aspek yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan saat ini, termasuk di dalamnya adalah pusat panggilan (call center), tenaga penjualan (sales force), pemasaran, dukungan teknis (technical support) dan layanan lapangan (field service) (Kenneth C. Laudon and Jane P. Laudon, 2007).
Menjalin hubungan baik
dengan pelanggan adalah hal yang selayaknya dilakukan oleh setiap organisasi
pelayanan baik perusahaan maupun lembaga pemerintahan. Hal inidikarenakan
posisi dan keberadaan pelanggan sangat memberikan pengaruh dalam
keberlangsungan bisnis suatu organisasi. Terdapat beberapa alasan mengapa
jalinan hubungan baik dengan pelanggan sangat penting dilakukan , antara lain :
1.
Untuk mengetahui lebih jauh kebutuhan dan
harapan melalui sudut pandang pelanggan sehingga akan memudahkan organisasi
pelayanan dalam menyusun strategi pelayanan
2.
Mendorong tingkat loyalitas pelanggan
terhadap jasa layanan yang diberikan oleh organisasi (perusahaan/pemerintah).
3.
Untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang
dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap
kebiasaan (behavior) pelanggan.
Pada
dasarnya, Konsep Customer Relationship Management (CRM) muncul
berdasarkan konsep relationship marketing. Jika dalam relationship
marketing perusahaan berusaha untuk menjalin hubungan dengan seluruh
pihak yang berkepentingan dalam organisasi pelayanan, maka Customer
Relationship Management (CRM) menekankan pada sisi pelanggan saja
(Vanessa Gaffar, 2007:86). Pelanggan yang dimaksud tentulah tidak hanya pada
kepentingan pelanggan eksternal saja melainkan juga pelanggan internal yaitu
para karyawan dari organisasi pelayanan tersebut baik perusahaan ataupun lembaga
pemerintahan.
Implementasi CRM Untuk
mengimplementasikan sebuah strategi CRM, diperlukan paling tidak 3 (tiga)
faktor kunci yaitu :
1.
orang-orang yang profesional (kualifikasi
memadai
2.
proses yang didesain dengan baik dan
3.
teknologi yang memadai (leading-edge
technology).
Implementasi
Pada Perusahaan Nestle:
Perusahaan Nestle yang
bergerak di bidang retail menerapkan sistem CRM pada Website sahabat Nestle,
yang bertujuan untuk :
Ø Membangun
database pelanggan yang kuat
Sebagai perusahaan yang
menangani pelanggan retail tentu saja pengumpulan data yang dilakukan oleh
nestle membutuhkan system dan prosedur pengumpulan data yang lebih kompleks,
dan cara yang dilakukan adalah dengan membuat pelanggan mendaftar dan mengisi
sendiri sejumlah pertanyaan dan informasi yang diajukan dalam proses
pendaftaran untuk menjadi member pada website : www.sahabatnestle.co.id. Untuk
menarik pelanggan agar memberikan data-datanya nestle menawarkan benefit untuk
pelanggan yang sudah terdaftar menjadi member.
Ø Membuat
profil dari setiap pelanggan
Data yang didapat dari
member yang telah terdaftar tentunya akan memberikan gambaran bagi pihak nestle
tentang kebutuhan, keinginan, dan juga concern pelanggan tentang produk atau
layanan perusahaan. Hasil dari proses inilah yang nantinya akan dipakai oleh
nestle untuk menentukan aktifitas marketing seperti apa yang cocok
diaplikasikan kepada pelanggan mereka.
Ø Analisis
profiabilitas dari tiap-tiap pelanggan
Pada proses pendaftaran
nestle mengajukan sejumlah pertanyaan tentang seberapa banyak pelanggan
mengkonsumsi produk nestle serta berapa pengeluaran rutin yang dibelanjakan
oleh pelanggan, hal ini bertujuan untuk menilai beberapa hal dari pelanggan,
seperti penerimaan (revenue) yang diterima dari masing-masing pelanggan, dan
biaya yang harus dikeluarkan untuk melayani masing-masing pelanggan.
Dengan memperhitungkan aspek
tersebut maka pihak nestle akan dapat mulai memilih mana pelanggan yang
memberikan keuntungan banyak dan mana yang tidak terlalu. Pemilihan ini akan
menjadi alat yang penting agar perusahaan dapat memberikan layanan sesuai
dengan tingkat profitabilitas dari setiap pelanggan.
Ø Interaksi
dengan pelanggan yang lebih targeted dan customized
Dengan tingkat kebutuhan
yang telah dipetakan, nestle dapat memberikan pelayanan yang lebih personal dan
customized. Pelanggan akan merasa diperlakukan lebih personal dan akan
memberikan pengalaman yang menarik dan mendukung proses kepuasan pelanggan, dan
tentu saja dalam jangka panjang hal ini akan menimbulkan loyalitas pelanggan.
Selain aktifitas komunikasi
yang lebih targeted, pihak nestle juga memberikan penawaran produk maupun
layanan yang secara khusu didesain sesuai dengan keinginan pelanggan, misalnya
mengirim email newsletter yang berhubungan dengan minat dan keinginan pelanggan
serta memberikan beragam fitur yang dapat dipakai oleh member berdasarkan
kebutuhannya, sehingga pelanggan akan lebih mudah dalam melakukan respond yang
kemudian diharapkan akan berujung transaksi. Pihak nestle lebih menitikberatkan
layanan untuk mempertahankan pelanggan lama melalui berbagai program promo yang
hanya disediakan untuk member.
Kesimpulan Dari Penggunaan
CRM:
- Pelaksanaan CRM di Perusahaan
Nestle telah dapat meningkatkan pelayanan bagi para pelanggan,
sehingga pelanggan merasa puas serta loyal terhadap perusahaan. Hal ini
dapat dilihat dari penggunaan teknologi, sumber daya manusia, proses
pelaksanaan, serta pengetahuan mereka yang digunakan sebagai penunjang
pelaksanaan kegiatan tersebut.
- Dengan adanya CRM, perusahaan membangun
hubungan yang lebih mendalam kepada para pelanggannya.
- CRM membawa perubahan yang cukup baik
bagi perusahaan di dalam meningkatkan profit perusahaan.
Transaction
Processing System (TPS)
System ini merupakan sistem
informasi yang pertama kali di implementasikan. fokus utamanya pada data
Transaksi. sesuai dengan namanya, sistem informasi ini digunakan untuk
menghimpun, menyimpan, dan memproses data transaksi serta kadangkala
mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transaksi. Penggunaannya
adalah orang yang Orang yang memproses transaksi (ADDED, 2010).
Sistem pemrosesan transaksi
berasal dari istilah transaction processing system (TPS) adalah bentuk sistem
informasi paling sederhana yang berfungsi untuk mencatat data, memproses data,
dan menghasilkan informasi baku dan selalu dimiliki oleh entitas (perusahaan,
organisasi, instansi pemerintah).
Gambar 8.1 A Model of A
Transaction Processing System dimana model ini merupakan data yang dikumpulkan
dari sistem fisik dan lingkungan Perusahaan kemudian dimasukan ke dalam
database, dari transaction processing system dimasukan ke database, kemudian
data mengolah dan menginformasikan ke Management sehingga menjadi sumber
informasi bagi Management didalam Perusahaannya. (Ade yayang, 2017).
Implementasi Sistem Proses
Transaksi pada Perusahaan Payment Gateway dan Switching PLN yaitu data dari
Perusahaan PLN dikirimkan ke database perusahaan Switching kemudian di proses
pada Sistem Rekonsiliasi (Data processing Software) dan diinformasikan Ke Mitra
– Mitra yang bekerjasama dengan Perusahaan Switching melalui FTV (File Transfer
Protocol) atau melalui Email.
Daftar Pustaka :
Kenneth C. Laudon and
Jane P. Laudon, 2007, Sistem Informasi Manajemen, Judul asli : "Management
Information System, 10th ed.", penerjemah: Chriswan Sungkono dan Machmudin
Eka P., Edisi 10 Buku 2, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Akh. Muwafik Saleh, 2010. http://muwafikcenter.blogspot.co.id/2010/12/customer-relationship-management-crm.html (14
November 2017, 07.30)
Dedijulius, 2014. http://dedijulius.blog.binusian.org/2014/04/13/penerapan-customer-relationship-management-pada-pt-nestle/ (14
November 2017, Jam 07.34)
ADDED, 2010. http://systeminformationmanagement.blogspot.co.id/2010/11/kategori-sistem-informasi.html (14
November 2017, 08.00)
Ade yayang, 2017. http://adeyayang2017mercubuana.blogspot.co.id/2017/05/simade-yayang-hafzi-%20ali-informasi-dalam.html (14
November 2017, 08.00)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar