|
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Penggunaan Teknologi Informasi Dalam
e-Business
|
|
|
|
|
|
|
|
Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)
|
|
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2017
|
SITEM
INFORMASI PADA PERUSAHAAN
Di perusahaan tempat
saya bekerja telah menerapkan sistem informasi manajemen.Dengan adanya sistem
informasi manajemen ini, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat
bekerja secara akurat dan cepat sehingga produktivitas kinerja di perusahaan
lebih meningkat. Sistem informasi merupakan ilmu yang sangat luas jangkauan nya
sehingga mampu meningkatkan kinerja di
bagian operasi, sdm, pemasaran dan keuangan. (Grace, 2010).
- Sistem Informasi untuk Operasi Bisnis (Grace, 2010)
Sistem Informasi
Operasi memproses data yang berasal dari dan yang digunakan dalam kegiatan
usaha. Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses
transaksi bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta
produktivitas kantor secara efisien.
·
Transaction
Processing Systems
Transaction
processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem
proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik
(electronic data processing systems). TPS mencatat dan memproses data hasil
dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan.
TPS menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun
eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan,
kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak dan rekening keuangan. TPS
juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih
lanjut oleh SIM.
·
Process
Control Systems
Sistem informasi
operasi secara rutin membuat keputusan yang mengendalikan proses operasional,
seperti keputusan pengendalian produksi. Hal ini melibatkan process control
systems (PCS) yang keputusannya mengatur proses produksi fisik yang secara
otomatis dibuat oleh komputer.
·
Office
Automation Systems
Office automation
systems (OAS) mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mengirim data dan
informasi dalam bentuk komunikasi kantor elektronik. Contoh dari office
automation (OA) adalah word processing, surat elektronik (electronic
mail),teleconferencing, dan lain-lain.
2. Sistem Informasi untuk Pengambilan Keputusan Manajemen.
Sistem informasi
manajemen atau SIM (management information system) adalah sistem informasi yang
dirancang untuk menyediakan informasi akurat, tepat waktu, dan relevan yang
dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh para manajer. Konsep SIM adalah
meniadakan pengembangan yang tidak efisien dan penggunaan komputer yang tidak
efektif. Konsep SIM sangat penting untuk sistem informasi yang efektif dan
efisien oleh karena:
Menekankan pada
orientasi manajemen (management orientation) dari pemrosesan informasi pada
bisnis yang bertujuan mendukung pengambilan keputusan manajemen (management
decision making).
Menekankan bahwa
kerangka sistem (system framework) harus digunakan untuk mengatur penggunaan
sistem informasi. Penggunaan sistem informasi pada bisnis harus dilihat sebagai
suatu integrasi dan berhubungan, tidak sebagai proses yang berdiri sendiri.
Information reporting
systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajerial end users untuk
membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari ke hari. Akses data IRS
berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses sebelumnya oleh
transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran dan laporan
yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau (3)
ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat
menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil penjualan
produk.
·
Decision
Support Systems
Decision support
systems (DSS) merupakan kemajuan dariinformation reporting systems dan
transaction processing systems. DSS adalah interaktif, sistem informasi
berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk
membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end users. Sebagai
contoh, program kertas kerja elektronik memudahkan manajerial end user menerima
respon secara interaktif untuk peramalan penjualan atau keuntungan.
·
Executive
Information Systems
Executive information
systems (EIS) adalah tipe SIM yang sesuai untuk kebutuhan informasi strategis
bagi manajemen atas. Tujuan dari sistem informasi eksekutif berbasis komputer
adalah menyediakan akses yang mudah dan cepat untuk informasi selektif tentang
faktor-faktor kunci dalam menjalankan tujuan strategis perusahaan bagi
manajemen atas. Jadi EIS harus mudah untuk dioperasikan dan dimengerti.
3. Sistem Informasi untuk Keuntungan Strategis
Sistem informasi
dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah
perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika
perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan yang
berupa (1) persaingan dari para pesaing yang berada di industri yang sama, (2)
ancaman dari perusahaan baru, (3) ancaman dari produk pengganti, (4) kekuatan
tawar-menawar dari konsumen, dan (5) kekuatan tawar-menawar dari pemasok.
Kelima faktor tersebut merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun
upaya pemasaran yang mengarah kepada competitive advantage strategies.
Sistem Informasi
Akuntansi
Sebuah sistem
informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi,Fungsi
penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara
lain:
·
Mengumpulkan
dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi
·
Memproses
data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·
Melakukan
kontrol secara tepat terhadap aset organisasi
Manfaat Penerapan Sistem
Informasi Akuntansi
·
Menyediakan
informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan
·
Meningkatkan
kualitas dan mengurangi biaya produksi dan jasa yang dihasilkan
·
Meningkatkan
kemampuan dalam pengambilan keputusan
·
Meningkatkan
sharing knowledge
·
Menambah
efisiensi pada bagian keuangan
Sistem Informasi
Manajemen (SIM)
Sistem Informasi
Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output)
dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk
memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen
Sistem informasi
Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan.
Kelemahan Sistem
Informasi pada perusahaan (Dwi Satrio Adi, 2015)
·
Biaya
lebih mahal
·
Keterbatasan
jumlah dan tingkat kemampuan SDM yang menguasai Sistem Informasi
·
Perubahan
Sistem informasi secara cepat sehingga kita belum tentu bisa melakukan adaptasi
dengan perubahan tersebut
·
Kurangnya
tenaga ahli di bidang Sistem Informasi
·
Kurangnya
sosialisasi tengan Sistem Informasi
Sistem Informasi Penting Dalam Persaingan Bisnis Yang
Semakin Kompetitif (Nana,
2012)
Semua kegiatan yang
dilakukan oleh perusahaan memerlukan informasi. Demikian pula sebaliknya, semua
kegiatan menghasilkan informasi, baik yang berguna bagi perusahaan yang melaksanakan
kegiatan tersebut maupun bagi perusahaan lain diluar perusahaan yang
bersangkutan, oleh sebab informasi berguna untuk semua macam dan bentuk
kegiatan dalam perusahaan.
Apabila sistem
informasi manajemen dirancang dan dilaksanakan dengan baik, maka akan banyak
manfaat yang bisa diperoleh manajemen perusahaan, yaitu mempermudah manajemen
dan membantu serta menunjang proses pengambilan keputusan manajemen. Karena
sistem informasi manajemen menyediakan informasi bagai manajemen perusahaan
dimana sistem informasi manajemen tersebut dilaksanakan.Hampir di seluruh
sektor bisnis di dunia ini menggunakan sistem informasi di perusahaan mereka.
Bukan hanya itu, mereka pun selalu berusaha melakukan berbagai macam cara untuk
menggembangkan sistem informasi yang digunakan di perusahaan mereka. Hal
tersebut disebabkan karena sistem informasi memegang peranan yang cukup penting
dalam bisnis mereka. Adapun peranan dan fungsi utama dari sistem informasi
adalah :
1. Mendukung Operasi Bisnis .
Mulai dari akuntansi
sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistem informasi menyediakan
dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika
tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistem Informasi
untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi
bisnis menjadi kritis/penting.
2. Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial.
Sistem informasi
dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan
bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer
mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan
sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang
lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
3. Mendukung Keunggulan Strategis.
Sistem informasi yang
dirancang untuk membantu pencapaian sasaran strategis perusahaan dapat menciptakan keunggulan
bersaing di pasar.
Daftar Pustaka
Grace, 2010. http://grace.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/12/23/penggunaan-sistem-informasi-di-suatu-perusahaan-untuk-menunjang-strategisnya/ (20 September 2017,
jam 19.00)
Nana, 2012. http://nana-recycle.blogspot.co.id/2012/11/penerapan-sistem-informasi-pada_7.html ,(20 September 2017,
jam 19.15)
Dwi Satrio Adi, 2015.
http://11140257dwisatrioadi.blogspot.co.id/2015/11/kelebihan-dan-kekurangan-sistem.html ,(20 September 2017,
jam 19.18)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar