|
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Sistem Manajemen Database
|
|
|
|
|
|
|
|
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)
|
|
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2017
|
SISTEM ELECTRONIC
BUSINESS PT POS INDONESIA (PERSERO)
E-Business merupakan salah satu bisnis dengan
prospek besar dan Postelah memiliki kompetensi di bidang ini, antara lain: (Rizkyaputrik, 2016)
a.
Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem ERP
ini pada operasi,jasa dan distribusi, dengan mempertimbangkan pengoprasian
perusahaan pada proses internal melalui manajemen sumber daya manusia
perusahaan, akuntansi, keuangan, logistik dan distribusi secara tepat waktu.
ERP dibutuhkan perusahaan untuk bisa mendapatkan
efisiensi, kecepatan, dan responsivitas yang dibutuhkan dalam mencapai
keberhasilan di lingkungan bisnis yang dinamis saat ini. Beberapa contoh
aplikasi ERP pada PT. Pos Indonesia adalah untuk mendukung:
➢ IT (Information Technology)
Teknologi Informasi sangat penting dalam
pelaksanaan kegiatan di karena adanya pengintegrasian berbagai proses dan
entitas bisnis. Esensi dari pengintegrasian tersebut adalah melakukan share
terhadap informasi yang dimiliki dan dihasilkan oleh berbagai pihak. Sebagai
contoh adalahpengembangan jaringan sebagai alatpenunjang kinerja dari
produk-produk EBusiness. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan IT
adalah scaleable solution & open system, ini diperlukan agar sistem setiap
saat dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam hal keterkaitan dengan proses
bisnis, maka ketepatan IT yang digunakan akan mendorong/menentukan proses
bisnis yang excellent.
➢ Business Process / Proses Bisnis
Proses bisnis merupakan nilai pembeda (distinction)
yang menciptakankeunggulan bersaing. Proses bisnis dalam E-Business sangat
kental diwarnai oleh IT untuk menghasilkan mutu layanan yang akurat dan
excellent. Sebuah proses bisnis yang baik, tentunya selain didukung dengan IT
juga harus didukung oleh SDM yang berkompeten dan equipment yang sesuai dengan
proses bisnis yang bertalian. Peran SDM tidak saja ditentukan oleh kemampuan
teknis semata melainkan juga perilaku yang mencerminkan kerja keras, mandiri,
jujur dan teamwork oriented.
➢ Perfomance Standard / Standar Kinerja
Untuk dapat masuk dan bertahan dalam suatu bisnis
minimal harus memiliki standar output yang sama dengan dengan standar yang
berlaku umum di industri. Beberapa performance standard yang berlaku umum tidak
terlepas dari faktor-faktor accuracy, speed, efficiency, dan flexibility.
➢ Targeting
Arahan penggunaan pasar diarahkan berasarkan STP :
– Segmentasi
Pembagian segmentasi dilakukan berdasarkan lingkup
bisnis serta sumber daya yang ada di lingkup bisnis PT. Pos Indonesia :
·
Lingkup Nasional
·
Lingkup UPT
·
Lingkup Wilpos
– Targeting
Targeting pembagian bisnis mengarah pada lingkup
arahan target yang potensial.
• Target para pelaku Bisnis
Bagi para pelaku bisnis mengarah pada private
sector yaitu sektor swasta dan bisnis yang berorientasi pada profit.
• Target Government
Untuk target lingkup pemerintah target mengarah
pada lembaga pemerintahan, serta mengarah pada instansi pemerintahan. Untuk
yang lain target juga terfokus pada perusahaan Nirlaba.
• Individu
Arahan tertarget pada perseorangan seperti
constumer individu serta para pengguna teknologi informasi seperti ICT
(Information, Communication, Technology).
b.
Aplikasi Customer Relationship Management
(CRM)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem CRM
secara cukup intensif. Antara lain pemanfaatannya adalah untuk mengelola
program-programdibawah ini:
Program e-fila.com. Khususnya dalam forum filateli.
Selainmenguntungkan pelanggan, program ini juga menguntungkan PT. Pos Indonesia
(Persero), karena dengan demikian dapat mengetahui perilaku pelanggan,
melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari pelanggan, merespon permintaan
atau keluhan pelanggan dengan cepat dan terarah.
Program Kontak Kami (Gambar 5), yakni bagi
pelanggan yang inginmenyampaikan komentar, kritik, saran, pertanyaan atau pengaduan
kiriman, kepada pihak perusahaan.
Program Jejak Pendapat (Gambar 6) sebagai sarana
untuk berkomunikasidengan PT. Pos Indonesia tentang kiriman maupun informasi
Jasa pos Indonesia,yakni melalui Email, Facebook dan Twitter, yang dapat
diakses secara langsung dari website PT Pos Indonesia.
c.
Aplikasi Supply Chain Management (SCM)
PT. Pos saat ini memiliki outlet belanja
produk–produk lengkap khasIndonesia secara online yang bernama Plaza Pos
(Gambar 7) yang dapat diakses melalui alamat website http://www.plazapos.com.
Serta memiliki program e-fila.com (Gambar 8) yang menjual produk perangko
Indonesia (Gambar).
PT. Pos Indonesia memanfaatkan sistem SCM untuk
mengelola akun-akunpemasoknya. Pemasok-pemasok utama yang telah disyaratkan
mempunyai pengetahuan memadai mengenai sitem informasi dan internetworking,
serta mempunyai akses jaringan yang baik, dapat memantau data dan kegiatan
pasokan mereka secara online dan realtime. Sedangkan pemasok konvensional yang
masih menggunakan telepon atau cash and carry dikelola datanya oleh karyawan
mitra utama, dimana transaksi dilakukan.
PT. Pos Indonesia melakukan sosialisasi mengenai
program SCM inikepada para pemasok, dan menjelaskan berbagai nilai tambah
(added value) antara lain membantu para pemasok mengatur transaksi, adanya
prediksi kebutuhan PT. Pos Indonesia yang lebih akurat, dan diperluasnya jaringan
kerja dari para pemasok.
d.
Aplikasi Integrasi Perusahaan/ Enterprise
Application Integration(EAI)
Aplikasi EAI pada PT. Pos Indonesia salah satunya
adalah pada layananPlaza Pos yakni pelanggan diminta untuk mengisi Member Area
(Gambar 8), lalu melakukan submit. Dengan demikian, perusahaan mengetahui
informasi pelanggan yang mengunjungi Plaza Pos.
Contoh lain adalah dalam sistem pembelian pelanggan
pada program PlazaPos, yang akan membuat permintaan elektronik, setelah
permintaan tersebut disetujui secara online oleh pelanggan, pesanan pembelian
yang dibuat oleh komputer akan melintas di internet kembali ke perusahaan PT
Pos Indonesia.
e.
Aplikasi Sistem Pemrosesan Transaksi/
Transaction Processing Systems(TPS)
Sistem Pemrosesan Transaksi di PT. Pos Indonesia
mendukung programPlaza Pos (Gambar 10), contohnya dalam akses pembayaran secara
online, yakni aktivitas pemrosesan transaksi dibutuhkan untuk menangkap dan memproses
data pelanggan, hingga transaksi pembayaran belanjanya melalui jaringan
internet.
f.
Aplikasi Sistem kerjasama Perusahaan/
Enterprise CollaborationSystem (ECS)
Sistem kerjasama perusahaan pada PT. Pos Indonesia
contohnya dalamhubungan Kemitraan. Kemitraan merupakan kebutuhan yang mendasar
dalam aktivitas Probis E-Business, karena hampir tidak mungkin aktivitas bisnis
dapat dijalankan tanpa kemitraan. Sebagai contoh dalam aktivitas
LimitedCommunication Technology Services (eCom) dimana dalam pelaksanaan diperlukan
adanya beberapa kerjasama terhadap perusahaan yang menggunakan jaringan PTSN,
CDMA, GSM maka mutlak diperlukan kemitraan dengan pihak perusahaan itu.
Jaringan Komputer
Dalam meningkatkan kecepatan pelayanan pada
konsumen, baik dalam memberikan informasi maupun dalam pengiriman Kantor Pos
membentuk jaringan.
Dari jaringan komputer tersebut, dapat dijelaskan
sebagai berikut:
1.
Bos Office
Bos Office sebagai kantor pusat yang pertama kali
menyediakan data base sebelum dilakukan pengolahan data.
2.
Kepala Kantor
Pada bagian kepala kantor, program yang digunakan
adalah program aplikasi RBS (Retail Book System). Komputer pada bagian ini
digunakan untuk menyimpan data (file) data pemasok. Data yang ada pada computer
ini adalah laporan bulanan data penerimaan paket pos. Komputer ini telah
dilengkapi dengan printer merk epson, yaitu printer yang digunakan untuk
mencetak label. Semua informasi atau data yang tersimpan pada komputer ini
secara otomatis akan terkoneksi dengan komputer loket, informasi, dan supervisor
logistik.
3.
Logistik
Kantor Pos menyediakan komputer untuk logistik guna
mempermudah dalam menjalankan tugas operasionalnya. Program yang dipakai pada
komputer ini adalah microsoft office.
4.
Loket/administrasi
Dari seluruh transaksi yang terjadi pada komputer
logistik akan terhubung langsung pada komputer bagian administrasi atau loket.
Hal ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan dalam mendapatkan informasi
mengenai data pengiriman paket yang telah terjadi setiap harinya. Program
komputer yang dipakai pada bagian administrasi, antara lain:
a.
Program aplikasi
bibo. Program komputer ini digunakan untuk membuat laporan mengenai keluar
masuknya anggaran perusahaan.
b.
Program aplikasi
pajak. Program ini digunakan untuk menghitung, membuat laporan dan menyimpan
file mengenai pajak yang ditanggung oleh pemasok paket.
Dari data-data tersebut kemudian dicetak atau
diprint sebagai bukti laporan administrasi dan selanjutnya akan membuat
kesimpulan untuk laporan dalam periode yang telah ditentukan.
5.
Informasi
Untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan
dalam memberikan informasi mengenai kedatangan paket, pihak perusahaan kantor
pos menyediakan komputer untuk informasi. Program yang digunakan pada komputer
ini adalah aplikasi INFO. Dengan program tersebut, maka informasi mengenai
kedatangan paket bisa dilihat pada komputer informasi ini, dengan memilih menu
yang ada. Data yang ada pada komputer informasi antara lain: tujuan pengiriman,
tanggal pengiriman, lama pengiriman.
Database Management
System (Sora N, 2015)
DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu
sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS
atau database
management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang
dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi.
DBMS (Database Management system) ini juga
dapat membantu dalam memelihara serta pengolahan data dalam jumlah yang besar,
dengan menggunakan DBMS bertujuan agar tidak dapat menimbulkan kekacauan
dan dapat dipakai oleh user sesuai dengan kebutuhan.
DBMS ialah perantara untuk user dengan
basis data, untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis
data yang sudah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya
terdiri dari berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi
tersebut dapat di proses oleh DBMS.
Perintah atau instruksi tersebut umumnya
ditentukan oleh user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam
diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1. DDL (Data Definition
Language)
Yang pertama adalah bahasa DDL atau
kepanjangannya Data
Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari
basis data secara menyeluruh. DDL (Data
Definition Language) dapat dipakai untuk membuat tabel baru,
memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di
kamus data. Itulah definisi dari DDL.
2. DML (Data
Manipulation Language)
Dan yang kedua adalah DML atau
kepanjangannya Data
Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan
pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang
baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan
mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.
contoh DBMS (Database
management system)
Adapun beberapa contoh
dari DBMS, diantaranya seperti di bawah ini:
1. MySQL
Kelebihannya:
- Free/gratis.
- Selalu
stabil dan cukup tangguh.
- Keamanan
yang cukup baik.
- Sangat
mendukung transaksi, dan dukungan dari banyak komunitas.
- Sangat
fleksisbel dengan barbagai macam program.
- Perkembangan
yang cepat.
Kekurangannya:
- Kurang
mendukung koneksi bahasa pemerograman misalnya seperti Visual Basic (VB),
Foxpro, Delphi sebab koneksi ini dapat menyebabkan field yang dibaca harus
sesuai dengan koneksi bari bahasa pemerograman visual tersebut.
- Data
yang dapat ditangani belum besar dan belum mendukung widowing Function.
2. Oracle
Kelebihannya:
- Terdapat
beragan fitur yang bisa memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi
atau perusahaan yang besar.
- Bisa
mendayaggunakan lebih dari satu server dan penyimpanan data dengan cukup
mudah.
- Performa
pemrosesan transaksi yang sangat tinggi.
Kekurangannya:
- Pemakaiannya
membutuhkan dana atau biaya karena mahal dan diperlukan DBA yang
cukup handal sebab DBMS ini cukup rumit.
3. Microsoft SQL
server
Kelebihannya:
- DBMS
ini sangat cocok untuk perusahaan mikro, menengah hingga perusahaan besar
karena mampu mengelola data yang besar.
- Mempunyai
kelebihan untuk men-manage user serta
tiap user-nya dapat diatur hak aksesnya terhadap
pengaksesan database oleh DBA.
- Tingkat
pengamanan datanya sangat baik.
- Dapat
melakukan atau memiliki back-up, recovery, dan rollback
data.
- Kelebihan
lainnya mempunyai kemampuan membuat database mirroring dan
juga culustering.
Kekurangannya:
- Hanya
bisa berjalan pada platform OS (Operasi system) Microsoft
windows.
- Perangkat
lunak (software) ini berilisensi dan tentunya
pemakaiannya membutuhkan biaya yang tergolong cukup mahal.
Database Relational (Tri Kusumo, 2012)
Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga
mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta merupakan model yang paling
populer saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang
disebut relasi atau tabel ), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel
atau baris dan atribut.
Basis data relational adalah sekumpulan tabel-tabel yang
memiliki hubungan relasi secara matematika dan logika. Hubungan relasi antar
tabel pada umumnya berupa query, yakni tata aturan relasi yang sudah disusun
berdasarkan desain dan teknik basis data tertentu yang digunakan. Query
menjelaskan hubungan antar tabel secara matematika dan logika. Query terdiri
dari operasi-operasi matematika dan logika yang diterapkan pada sekumpulan
tabel.
Basis data relational dibangun dari sekumpulan tabel yang
memiliki hubungan relasi, dimana relasi itu dinyatakan dengan query. Query itu
terdiri dari beberapa operasi -secara matematika- misalkan operasi join dengan
beberapa operator –secara logika- seperti AND dan OR. Query-query itu disimpan
pada suatu file relasi basis data.
Selanjutnya file relasi basis data, file tabel basis data, file
field data structure language (DSL) dan file field data definition language
(DDL), disimpan dalam suatu skema basis data pada file basis data project yang
bersangkutan. File- file itu harus dibuat terlebih dahulu sebelum membangun
sebuah file basis data project.
Model basisdata relasional merupakan model basisdata yang
dirancang agar memiliki konsistensi informasi dalam bentuk normalisasi
database. Yang secara implementatif dan operasional dikendalikan oleh mesin
Database Managemen System (DBMS).
Struktur dasar basisdata relasional :
·
Relasional Database
Management System (RDBMS) beroperasi pada lingkungan logika manusia.
·
Basisdata relasional
diasumsikan sebagai sekumpulan tabel-tabel.
·
Setiap tabel terdiri
dari serangkaian per-potongan baris/kolom
·
Tabel-tabel (atau
relasi) terhubung satu dengan lainnya menggunakan entitas tertentu yang
digunakan secara bersama
·
Tipe hubungan
seringkali ditunjukkan dalam suatu skema
·
Setiap tabel
menghasilkan data yang lengkap dan kebebasan struktural
Keuntungan model data entity relationship :
·
Secara konseptual
sangat sederhana
·
Gambaran secara visual
·
Alat bantu komunikasi
lebih efektif
·
Terintegrasi dengan
model basis data relasional
Kerugian model entity relationship :
·
Gambaran aturan-aturan
terbatas
·
Gambaran relasi
terbatas
·
Tidak ada bahasa untuk
memanipulasi data
·
Kehilangan isi
informasi
Contoh produk DBMS terkenal yang menggunakan model relasional
antara lain adalah :
1.
DB2 (IBM)
2.
Rdb/VMS (Digital
Equipment Corporation)
3.
Oracle (Oracle
Corporation)
4.
Informix (Informix
Corporation)
5.
Ingres (ASK Group Inc)
6.
Sybase (Sybase Inc)
FILE (RZL
Ali, 2015)
File adalah kumpulan berbagai informasi yang berhubungan dan
juga tersimpan di dalam secondary storage, secara konsep file memiliki beberapa
tipe ada yang bertipe Data terdiri dari numeric, character dan binary. Lalu ada
juga file yang bertipe program. Atau Definisi file adalah arsip ataupun data
yang tersimpan di dalam komputer.
File di komputer pada umumnya disimpan di dalam suatu folder
tertentu tergantung si pemilik komputer tersebut ingin dimana ia menyimpannya,
setiap file memiliki ekstensi masing-masing tergantung jenis file itu sendiri.
Ekstensi file adalah sebagai tanda yang membedakan jenis-jenis dari file.
Contoh dan jenis file serta ekstensinya
Berikut ini contoh jenis file dan macam-macam ekstensinya:
·
System= sys, com, bak,
bat, tmp, dan exe.
·
Video= avi, KV, mpg,
mpeg, wmv, 3gp, dan flv.
·
Dokumen= html, doc,
odt, xls, ods, dan pdf.
·
Suara= wav, rm, mp3,
dan midi.
·
Gambar= jpeg, jpg,
gif, png tif dan tiff.
RECORD (RZL Ali, 2015)
Record adalah kumpulan field yang sangat lengkap, dan biasanya
dihitung dalam satuan baris. Tabel adalah merupakan kumpulan dari beberapa
record dan juga field. File adalah terdiri dari record-record yang
menggambarkan dari satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya seperti file nama
barang berisikan data tentang semua nama barang yang ada. Data adalah kumpulan
fakta atau kejadian yang digunakan sebagai penyelesaian masalah dalam bentuk
informasi. Pengertian basis data (database) adalah basis data yang terdiri dari
dua kata, yaitu kata basis dan data. Basis dapat di artikan markas ataupun
gudang, maupun tempat berkumpul.
BYTE (RZL Ali, 2015)
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori.
Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi
delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam
memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan
bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8
bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
FIELD (RZL Ali, 2015)
Field adalah kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti,
maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau NamaBarang, maka
yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang
dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu tempat atau kolom yang
terdapat dalam suatu table untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan di
isikan.
BIT (RZL Ali, 2015)
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam
nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat
digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan
sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on
dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
Daftar Pustaka
Rizkyaputrik, 2016. https://rizkyaputriblog.wordpress.com/2016/09/25/sistem-informasi-managemen-pt-pos-indonesia/ (9 Oktober 2017, 07.09)
Sora N, 2015. http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-dbms-dan-contohnya-lengkap.html (8 Oktober 2017, 05.00)
Tri Kusumo, 2012. http://trikusum.blogspot.co.id/2012/10/basis-data-relasional.html (8 Oktober 2017, 05.14)
RZL Ali, 2015. http://aliaulia.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-data-base-file-record-field.html (8 Oktober 2017, 05.19)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar