|
|
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Analisis dan Perancangan Sistem
Informasi Pada PT Megah Nusantara Perkasa
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)
|
|
|
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2017
|
|
|
KATA PENGANTAR
Puji
syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
karuniaNya-lah penulis masih diberi kesehatan dan dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul “Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pada PT Megah
Nusantara Perkasa“. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas
dari dosen mata kuliah Manajemen Sistem Informasi Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM,
CMA
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk menambah
refesensi mahasiswa maupun siapa saja yang ingin memahami evaluasi tentang
sistem informasi manajemen pada PT Megah Nusantara Perkasa.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam
menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen kami yang telah memberikan
tugas dan petunjuk kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini.
Makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca demi
penyempurnaan makalah selanjutnya. Besar harapan penulis semoga karya tulis ini
bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta, Desember 2017
Penulis
Aprilia Wahyu Perdani
ABSTRAK
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur
yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan
atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Atau kumpulan elemen-elemen
yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, untuk
mencapai tujuan tersebut sistem harus di manajemen dengan baik agar
menghasilkan hasil yang maksimal. Sistem Informasi Manajemen sangat dibutuhkan
suatu perusahaan agar proses sistem dapat berjalan dengan baik sehingga
mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Sebagai salah satu contoh adalah perusahaan yang bergerak
dalam percetakan digital, yaitu PT. Megah Nusantara Perkasa. Masalah yang
dihadapi perusahaan ini adalah integrasi data, kontrol persediaan dan
penjadwalan proses produksi. Dengan masalah tersebut maka perusahaan ini
membutuhkan sistem yang dapat menciptakan integrasi data dan proses, pengontrolan
persedian dan analisa produk. Di sini peran sebuah sistem informasi manajemen
sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Kata
Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Analisis Kinerja Sistem, Digital Printing,
UML.
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Pada suatu
perusahaan memiliki beberapa departemen yang saling medukung ketika menjalankan
suatu proses kegiatan produksi. Keterhubungan antar departemen ini diperlukan
sistem agar proses kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik. Sistem ini
digunakan agar data-data dan informasi yang ada dapat terkoordinasi dengan
baik.
Peranan
sistem informasi manajemen suatu perusahaan sangat vital, baik untuk skala
besar maupun kecil. Dengan adanya sistem informasi manajemen suatu perusahaan,
maka dapat memudahkan perusahaan tersebut untuk melaksanakan sistem secara
terencana, terkontrol, sistematis dan saling terhubung. Dengan adanya sistem
informasi yang dilakukan, diharapkan suatu perusahaan dapat mengkontrol proses
produksi yang dilakukan di setiap cabang, mengurangi penyimpangan- penyimpangan
yang terjadi dan pengambilan keputusan untuk suatu masalah. Pekerjaan dapat
terselesaikan tepat pada waktunya karena adanya sistem yang tersusun dengan
terencana.
B.
Rumusan Masalah
Berikut adalah rumusan
masalah dari tugas ini:
1. Bagaimana cara menganilisis sistem pada suatu
institusi atau perusahaan?
2. Bagaimana tahapan-tahapan dalam menganalisis sistem
pada suatu institusi atau perusahaan?
C.
Tujuan
Tujuan dari tugas ini adalah
sebagai berikut:
1. Memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah
Analisis Perancangan Sistem Informasi.
2. Menambah pengetahuan dan wawasan umumnya bagi pembaca
sekalian dan khususnya bagi penulis tentang bagaimana menganalisis suatu
sistem.
3. Menganalisis sitem dari PT Megah Nusantara Perkasa
4. Mengetahui sistem yang berjalan dari perusahaan PT
Megah Nusantara Perkasa
BAB II
TINJAUAN
PUSTAKA
A.
Konsep Sistem (Romi
Satria, 2006)
Terdapat
dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan
pada prosedur dan komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih
menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai berikut :
·
Suatu sistem
adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,
berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan
suatu sasaran tertentu.
·
Suatu prosedur
adalah suatu urutan-urutan operasi klerikal (tulis menulis), biasanya
melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang ditetapkan
untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang
terjadi.
Sedangkan pendekatan sistem
yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem
sebagai berikut :
Sistem adalah kumpulan dari
elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
B.
Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen
Sistem
Informasi Manajemen (SIM) atau Management Information System (MIS) dapat
didefinisikan sebagai berikut : ”Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem
informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk
mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah
organisasi”.
Biasanya
SIM menghasilkan informasi untuk memantau kinerja, memelihara koordinasi, dan
menyediakan informasi untuk operasi organisasi. Umumnya SIM mengambil data dari
sistem pemrosesan transaksi.
SIM seringkali disebut juga
sebagai Sistem Peringatan Manajemen (Management Alerting System) karena sistem
ini memberikan peringatan kepada pemakai (umumnya manajemen) terhadap masalah
ataupun peluang. Istilah yang lain dari SIM adalah Sistem Pelaporan Manajemen
atau Management Reporting System.
Sistem Informasi Manajemen
yaitu serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi yang
secara rasional mampu mentransformasikan data sehingga menjadi informasi dengan
berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat
manajer.
C.
Pengertian
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi
1.
Analisis
Analisis adalah aktivitas yang
memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk
digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari
kaitannya dan ditafsirkan maknanya. Dalam pengertian yang lain, analisis adalah sikap
atau perhatian terhadap sesuatu (benda, fakta, fenomena) sampai mampu
menguraikan menjadi bagian-bagian, serta mengenal kaitan antarbagian tersebut
dalam keseluruhan. Analisis dapat juga diartikan sebagai kemampuan memecahkan
atau menguraikan suatu materi atau informasi menjadi komponen-komponen yang
lebih kecil sehingga lebih mudah dipahami. (Fatta, 2007)
Pengertian Analisis Sistem Menurut Para Ahli: (Anonim 1,
2014)
Adapun pengertian Analisis
Sistem menurut para ahli yang diantaranya yaitu:
Menurut Mc Leod “2007,
p74”
Analisis sistem ialah
penelitian terhadap system yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem
baru atau memperbaharui sistem yang telah ada tersebut.
Menurut Al Fatta, “2007:4”
Analisis sistem ialah teknik pemecahan masalah yang menguraikan
bagian-bagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen
tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan mereka.
Menurut Jimmy L. Goal “2008:73”
Analisis sistem ialah sebagai penguraian dari suatu sistem
informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan,
kesempatan-kesempatan hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan
sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D. “2010,
p4”
Analisis sistem ialah proses pemahaman dan penentuan secara rinci
apa yang seharusnya dicapai oleh sistem informasi.
Menurut Kenneth & Jane “2006:G12”
Analisis sistem ialah kegiatan menganalisa permasalahan dari suatu
perusahaan dan pemecahan masalah tersebut dengan menggunakan sistem informasi.
Menurut O’Brien dan Marakas “2009:639”
Menurut mereka analisa sistem ialah kegiatan menganalisa komponen
dan requirement dari sebuah sistem secara rinci.
Menurut Bentley dan Whitten “2009:160”
Analisis sistem ialah sebuah metode untuk mencari solusi dari
permasalahan sistem yang ada dengan cara mengelompokkan komponen yang ada
menjadi komponen-komponen yang lebih kecil agar solusi yang ditemukan sesuai
dengan kebutuhan sistem.
Menurut Stair dan Reynolds “2010”
Analsis sistem ialah sistem yang menentukan sistem informasi apa
yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah yang sudah ada dengan mempelajari
sistem dan proses kerja untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan dan peluang
untuk perbaikan.
Menurut Laudon dan Laudon “2010”
Analisis sistem terdiri dari mengidentifikasi masalah,
mengidentifikasi penyebabnya, menentukan solusi dan mengidentifikasi kebutuhan
informasi yang diperlukan oleh system.
Menurut Mulyanto dkk “2008”
Analsis sistem ialah sebuah teknik pemecahan masalah yang
menguraikan sebuah sistem menjadi komponen-komponennya dengan tujuan
mempelajari seberapa bagus komponen-komponen tersebut bekerja dan berinteraksi
untuk meraih tujuan yang telah ditentukan.
2. Perancangan
Pengertian Perancangan
Langkah awal dalam
membuat sebuah sistem adalah perancangan dari sistem tersebut. Mohamad Subhan (2012:109) dalam
bukunya yang berjudul Analisa
Perancangan Sistem mengungkapkan: “Perancangan adalah proses pengembangan
spesifikasi baru berdasarkan rekomendasi hasil analisis sistem”.
Pengertian Perancangan menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005:39)
dalam bukunya yang berjudul Analisis
dan Desain Sistem Informasi, adalah sebagai berikut: “Tahapan
perancangan (design) memiliki tujuan untuk mendesain sistem baru yang dapat
menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari
pemilihan alternatif sistem yang terbaik”.
Sedangkan menurut Kusrini dkk (2007:79) dalam bukunya Tuntunan Praktis Membangun Sistem Informasi
Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server perancangan
adalah “Proses pengembangan spesifikasi sistem baru berdasarkan hasil
rekomendasi analisis sistem”.
Dalam tahap
perancangan, tim kerja harus merancang dalam berbagai kertas kerja mengenai
spesifikasi yang dimaksud sesuai kebutuhan pengguna (end user) melalui alat
perancangan yang terstandarisasi. (Fatta,
2007)
D.
Konsep
Sistem Informasi Manajemen Digital Printing
Sistem
Informasi Manajemen PT Megah Nusantara Perkasa (Digital Printing) adalah
aplikasi yang digunakan untuk pemrosesn penginputan dan penyimpanan datadata ke
dalam database untuk menghasilkan laporan dan informasi sehingga dapat dijadian
bahan untuk pengambilan keputusan.
1. Permintaan pelanggan akan produk yang akan dipesan.
2. Pembuatan contoh produk.
3. Pembuatan artikel sesuai dengan permintaan pelanggan.
4. Pembuatan rencana jadwal kerja pembuatan produk.
Oleh karena
itu diperlukan suatu penanganan berupa aplikasi, yang diharapkan data yang
diterima dari permintaan pelanggan dapat diproses dengan cepat oleh setiap
bagian-bagian departemen dan tidak terjadi kesalahan dalam proses produksi.
E.
Analisis
Sistem
Analisis dan perancangan sistem, seperti yang ditampilkan
oleh penganalisis sistem, berupaya menganailis input data atau aliran data
secara sistematis, memproses atau mentransformasikan data, menyimpan data, dan
menghasilkan output sistem informasi dalam konteks bisnis khusus. Selanjutnya
analisis dan perancangan sistem digunakan untuk menganalisis, merancang, dan
menimplementasikan peningkatanpeningkatan fungsi bisnis yang dapat dicapai
melalui penggunaan sistem informasi terkomputerisasi. (Fatta, 2007)
F.
Analisis
PIECES
Untuk mengidentifikasi
masalah, maka harus dilakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi,
keamanan aplikasi, efisiensi, dan pelayanan pelanggan. Panduan ini dikenal
denan PIECES analiysis (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency
dan Service). Dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah utama. Hal
ini penting karena biasanya yang muncul dipermukaan bukan masalah utama, tetapi
hanya gejala dari masalah utama saja. (H. A. Kurniawan, 2007)
BAB III
Tinjauan
Umum Perusahaan dan Metode
A.
Gambaran Perusahaan PT Megah Nusantara Perkasa
Didirikan pada Februari 2016,
PT Megah Nusantara Perkasa adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang
digital printing mempunyai beberapa bagian departemen yang saling berkaitan
dalam proses kinerja sistemnya. Setiap departemen memiliki fungsi dan tugas
masing-masing. Pembagian fungsi dan tugas ini dilakukan agar sistem di
perusahaan ini dapat berjalan dengan baik.
PT Megah Nusantara Perkasa memiliki
jaringan supply chain yang stabil dengan kapasitas produksi yang besar. Semua
hasil produk melewati proses kontrol kualitas (Quality Control) secara
berjenjang, baik pada saat produk selesai diproduksi, pada saat produk masuk ke
dalam gudang, maupun pada saat produk dikeluarkan dari gudang untuk dikirimkan
kepada pelanggan. Barang yang dikirim pun dikemas secara baik dengan
menggunakan kemasan yang aman dan didesain secara menarik.
Struktur umum organisasi
perusahaan digambarkan dengan sebuah bagan dibawah ini.
Visi dan Misi
Visi
·
Menjadi
Brand nomor 1 (satu) dalam penyediaan produk produk kreatif dan desain unik
serta memberikan nilai tambah untuk seluruh stakeholders terkait.
Misi
·
Mengembangkan
kemampuan desain, produksi, kontrol kualitas, pengemasan, dan sistem distribusi
online serta offline
·
Diversifikasi
produk kreatif keren dan berkualitas
·
Penerapan
teknologi informasi terkini dalam hal pengelolaan proses bisnis
Produk
Signage
Signage adalah produk
sekaligus desain yang berisikan penggunaan kata-kata atau simbol untuk
mengkomunikasikan pesan ke orang lain. Signage umumnya dipakai sebagai papan
informasi lalu lintas, penunjuk arah dan juga identitas sebuah ruang atau
gedung.
Signage merupakan salah satu
produk terbaru PT Megah Nusantara Perkasa. Signage buatan PT Megah Nusantara
Perkasa diproduksi dengan teknologi tinggi menggunakan bahan Akrilik,
Aluminium, Stainless Steel, Vinyl & MDF berkualitas. Tidak seperti signage
lain pada umumnya, signage Decodeko memiliki desain eksklusif yang unik dan
keren.
Desain Eksklusif
PT Megah Nusantara Perkasa
membuat puluhan desain signage yang berbeda dari lainnya. PT Megah Nusantara
Perkasa mengedepankan desain segar dan unik yang tidak bisa kamu temukan di
tempat lainnya.
Bahan Berkualitas
PT Megah Nusantara Perkasa
tidak menggunakan bahan besi biasa yang cepat berkarat karena faktor cuaca.
Beberapa bahan yang digunakan untuk signage Decodeko antara lain Akrillik, Aluminium,
Stainless Steel, Vinyl, MDF, Sintra, Dibond, Lexan dan Corrugated Plastic.
Sticker
Apa
itu stiker? Pada dasarnya, stiker adalah salah satu jenis label. Sebuah cetakan
di selembar kertas atau plastik dengan bahan tertentu dan memiliki perekat di
salah satu sisinya. Stiker dapat digunakan untuk dekorasi dan hiasan pada benda
atau media promosi pada produk sebagai identitas sebuah merk agar mudah
dikenali oleh target market tertentu sesuai dengan kondisi dan keinginan.
Stiker bisa dibuat dengan beragam bentuk, ukuran serta warna.
Die Cut & Kiss Cut
PT Megah Nusantara Perkasa
membuat dua jenis varian stiker yaitu die cut dan kiss cut dengan dengan
variasi desain unik yang terus bertambah setiap waktunya.
Stiker die cut adalah jenis stiker yang dipotong dengan bentuk yang menyesuaikan desain tertentu. Stiker kemudian dicetak pada kertas berperekat dan dipotong dengan pisau khusus.
Stiker die cut adalah jenis stiker yang dipotong dengan bentuk yang menyesuaikan desain tertentu. Stiker kemudian dicetak pada kertas berperekat dan dipotong dengan pisau khusus.
Sementara itu stiker kiss
cut adalah stiker yang akan dipotong hanya pada bagian gambar saja (tidak
sampai seluruh latar belakang). Ini berarti, stiker kiss cut akan terpotong
sesuai dengan pola desain saja.
Nusantara Print
Nusantara Print PT. Megah
Nusantara Perkasa membuat pembuatan plat nama, label dan komponen produk
percetakan lainnya. Beberapa produk Decodeko khususnya yang berbahan dasar Poly
Carbonate, dibuat dengan teknologi canggih dari Nusantara Print.
B.
Prosedur Perusahaan
·
Prosedur Penerimaan Pemesanan Pelanggan
Proses pemesanan produk dari
pelanggan adalah sebagai berikut :
1. Sales menawarkan kepada pelanggan.
2. Kemudian pelanggan menghubungi untuk memberikan order
yang akan dipesan.
3. Marketing akan menyimpan data-data permintaan
pelanggan.
4. Evaluasi produk baru yang di request oleh pelanggan.
Di sini didefinisikan mulai dari desain produk, warna yang produk, dan lain-lain.
5. Setelah semua detail produk selesai dievaluasi lalu
dilakukan penghitungan perkiraan biaya sesuai dari rincian detail evaluasi
produk baru tersebut.
6. Jika harga belum cocok maka harus dilakukan revisi
kembali di evaluasi produk baru tersebut.
7. Dan jika harga telah cocok maka dibuat penawaran harga
(quotation) yang untuk diberikan ke pelangga (customer).
8. Apabila pelanggan setuju dengan penawaran harga yang
diberikan lalu pelanggan akan memberikan PO.
9. Setelah PO dari pelanggan diterima lalu dibuat CO (customer
order).
10. Di dalam CO ini terdapat order production dan schedule
delivery.
·
Prosedur Design dan Pre Press
Proses pembuatan desain
contoh produk dari pelanggan adalah sebagai berikut:
1. Menerima perintah contoh pembuatan produk.
2. Menginputkan pesanan contoh produk.
3. Membuat jadwal pembuatan contoh produk.
4. Kemudian akan dibagi 2 tugas, yaitu untuk membuat
desain dan film contoh produk. Dan mencari komposisi bahan dari warna contoh
produk yang dipesan oleh pelanggan.
5. Pada bagian pembuatan desain akan dibagi menjadi 2
bagian, yaitu mengajukan permintaan material untuk pembuatan contoh produk lalu
menyerahkan material ke bagian Printing Sample. Dan bagian yang lain yaitu menyerahkan
film ke bagian Expose untuk dilakukan Expose Screen dan menyerahkan Screen ke
bagian Printing Sample.
6. Setelah proses pengecekan selesai kemudian contoh
produk pelanggan tersebut dicetak. Dan akan dilakukan pemeriksaan internal dari
hasil pencetakan produk tersebut.
7. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pada grafis, die
cut, score cut,dimensi dan warna. Apakah semua telah sesuai dengan hasil produk
yang dipesan oleh pelanggan.
8. Jika contoh produk tidak sesuai dan perlu perbaikan
maka akan dilihat apakah desain tersebut yang tidak sesuai atau warna dari
contoh produk tersebut.
9. Setelah proses pemeriksaan kesalahan tersebut lalu
mengajukan permintaan material untuk pembuatan contoh produk yang baru.
10. Setelah selesai akan diserahkan kembali ke bagian
Printing Sample.
11. Tetapi jika tadi contoh produk tersebut telah sesuai
dengan permintaan pesanan pelanggan maka akan dibuat dokumen persetujuan contoh
produk ke pelanggan. Lalu mengirimkan dokumen persetujuan pelanggan.
12. Apabila pelanggan menyetujui contoh produk tersebut
maka akan proses produksi akan dilakukan. Jika tidak dan masih ada kekurangan
maka akan dilakukan proses pemeriksaan kembali.
·
Prosedur PPIC, Production dan Delivery
Proses penjadwalan, produksi
dan pengiriman produk adalah sebagai berikut:
1. Menerima dokumen pesanan pelanggan
2. Menginputkan pesanan pelanggan.
3. Membuat rencana produksi.
4. Membuat Surat Perintah Kerja (SPK).
5. Kemudian menugaskan Surat Perintah Kerja tersebut ke
Mesin Produksi. Di saat yang bersamaan dilakukan juga serah terima Raw
Material.
6. Menginputkan perkembangan percetakan.
7. Menginputkan perkembangan Sortir Produksi.
8. Menginputkan perkembangan Proses Clear.
9. Serah terima hasil printing ke QA Finishing.
10. Menginputkan perkembangan Sortir Finishing.
11. Menginputkan perkembangan Proses Premasking
12. Menginputkan perkembangan Proses Die Cut.
13. Menginputkan perkembangan Proses Score Cut.
14. Menginputkan perkembangan Proses Packing.
15. Pemerikasaan produk yang telah jadi. Untuk produk yang
gagal atau rusak diinputkan ke jumlah part reject lalu serah terima barang
printing ke Finish No Good.
16. Dan produk yang sesuai dengan pesanan pelanggan
statusnya akan menjadi barang jadi dan diserahkan ke Finish Good.
C.
Metode Penelitian
Metode penilitian ini adalah
metode Kualitatif dengan studi literature dalam bidang keilmuan Manajemen
System Information (MIS) dan Information Technology (IT). Disamping itu
berdasarkan pengalaman empiris 3 tahun terakhir serta pengamatan langsung pada
objek penelitian PT. PT Megah Nusantara Perkasa. Dan pada unit analisis
Departemen/ bagian MIS/EDP.
BAB IV
Result & Discussion
A. Hasil Penelitian
Setelah
melakukan kegiatan penelitian yaitu melakukan uji coba terhadap aplikasi yang
sedang berjalan dan melakukan observasi dan wawancara ke setiap departemen
dapat diuraikan hasil analisa berdasarkan metode-metode yang ada.
Aplikasi
sistem informasi manajemen ini terdapat beberapa modul dengan fungsinya
masing-masing, yaitu ; (Munawar, 2005)
1. Modul Master : yaitu modul yang digunakan sebagai
data-data acuan yang digunakan dalam proses sistem.
2. Modul Transaction : yaitu modul yang berisi semua
proses dalam sistem. Data-data diambil dari modul master sehingga menghasilkan
informasi yang digunakan untuk laporan-laporan.
3. Modul Report : yaitu modul yang berbentuk
laporan-laporan digunakan untuk mengambil keputusan.
Untuk dapat menjalankan
aplikasi ini, diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak untuk penginstalan
sebagai berikut :
Perangkat Keras,
Perangkat keras yang mendukung dengan spesifikasi Pentium 4, RAM 512 Mb dan HD
20 Gb. (A. H. Sutopo, 2002)
Perangkat Lunak,
Perangkat lunak yang mendukung yaitu system operasi Windows XP, Vista ataupun
Linux. JDK 6 dan Apache Tomcat untuk runtime Java program. Eclipse 3.2 untuk
GUI. Postgre 8 sebagai database yang digunakan. (I. Yuadi, 2002)
Pada
aplikasi PT Megah Nusantara ini terdapat beberapa modul yang membentuk sebuah
sistem ERP perusahaan. Modul-modul yang terdapat pada aplikasi ini yaitu ;
application, Design, Logistic, Marketing, Expose, Pre Press, Sample Printing,
Purchasing, Production Planning, Production, Color Mixing dan Report.
B.
Analisis Sistem yang sedang berjalan
·
UML (Munawar,
2005)
Dengan
Bantuan UML penulis akan menceritakan apa yang dilakukan oleh sebuah sistem.
UML yang terdiri dari serangkaian diagram memungkinkan bagi penulis untuk
mendokumentasikan sistem komperhensif.
Penulis
menggunakan 4 diagram UML untuk menganalisis SIM PT Megah Nusantara Perkasa
ini, yaitu :
1. Class Diagram, untuk mengetahui kelas, fitur dan
relasinya.
2. Use Case Diagram, untuk mengetahui bagaimana user
berinteraksi dengan sebuah sistem.
3. Activity Diagram, untuk mengetahui perilaku prosedural
dan parallel.
4. Sequence Diagram, untuk mengetahui interaksi antar
objek. Lebih menekankan pada urutan.
C.
Identifikasi Masalah
Untuk
mengidentifikasi masalah, dilakukan analisis terhadap kinerja, informasi,
ekonomi, efisiensi dan pelayanan aplikasi. Dari analisi PIECES ini didapatkan
beberapa masalah yang menjadi kekurangan dari SIM PT Megah Nusantara Perkasa
dalam penerapan memproses data badan usaha. (P. Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA,
2005).
Analisis Kinerja :
Hasil
analisa : SIM PT Megah Nusantara Perkasa telah memiliki kinerja yang baik
karena telah dapat memberikan waktu tanggap yang cepat kepada pengguna, dengan
perbandingan 75% cepat dan 25% lambat, bisa lambat dikarenakan kondisi server
sedang down pada saat jaringan terputus karena aplikasi ini berbasis web base.
Analisis Informasi
Laporan-laporan
yang sudah selesai diproses digunakan untuk menghasilkan informasi yang
dibutuhkan oleh pihak perusahaan dalam berjalannya proses sistem dan
pengambilan keputusan.
Analisis Ekonomi
Hasil
analisa : Sistem ini berbasis web base yang bisa diakses dari tempat yang
berbeda sehingga dapat memberikan penghematan biaya operasional perusahaan,
seperti biaya operasional kendaraan apabila ingin mengambil atau memberikan data
dari kantor staff ke pabrik produksi karena lokasi pabrik yang berada di
Cibinong, Bogor dan kantor staff yang berada di Kelapa Gading, Jakarta.
Layanan
Pelayanan
dari sistem yang dapat meningkatkan kemampuan menangani masalah. Bersifat user
friendly, hanya saja pembagian hak akses mungkin saja kurang akurat.
D.
Solusi
yang Diajukan
Setelah mengetahui
kekurangan-kekurangan yang terdapat pada aplikasi PT Megah Nusantara Perkasa,
penulis membuat inti permasalah dari keseluruhan analisis disertai dengan
pengajuan solusi sebagai alternatif pemecahan masalah. Berikut gambaran dan
solusi yang dapat penulis ajukan untuk pemecahan masalah aplikasi PT Megah
Nusantara Perkasa.
|
No.
|
Jenis Analisis
|
Kelemahan
|
Perbaikan
|
|
1
|
Kinerja
|
Kondisi internet down
|
Menggunakan jaringan
provider internet yang lebih stabil
|
|
2
|
Layanan
|
- Kurangnya modul untuk help agar membantu user dalam
menghadapi kesulitan dalam penggunaan aplikasi.
- Keamanan yang ada sudah cukup baik dengan adanya
penggunaan user id dan password. Tetapi waktu session yang diberikan terlalu
singkat
|
- Penambahan modul
help.
- Waktu session di set apabila program dalam kondisi
tidak aktif.
|
BAB V
Penutup
A.
Kesimpulan
Dari hasil penilaian
kualitas sistem menggunakan metode faktor dan kriteria, aplikasi sistem
informasi manajemen PT Megah Nusantara Perkasa pada saat sekarang masih layak
untuk digunakan, namun pengembangan pada saat yang akan datang agar lebih
optimal.
B.
Saran
Dalam mambangun sebuah
Proses Manjamen yang baik tentunya pada PT Megah Nusantara Perkasa, masih
banyak hal yang dapat dikembangkan, seperti :
1. Harus lebih berkomitmen lagi untuk menentukan sebuah
manajemen yang baik dengan diadakan perbaikan berulang-ulang dan penyempurnaan
manajemen yang berkelanjutan.
2. Menambahkan ke efektifan dalam proses perencanaan
untuk menargetkan kepuasan pelanggan dan
mutu.
DAFTAR
PUSTAKA
1. Fatta. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk
Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. C.V Andi Offset,
Yogyakarta, 1 edition, September 2007.
2.
Anonim 1, 2014. http://www.dosenpendidikan.com/analisis-sistem-pengertian-menurut-para-ahli-fungsi-tahapan/ (9 Desember 2017, 11.00)
3.
H.
A. Kurniawan. Software quality assurance. Master's thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2007.
4.
Munawar.
Pemodelan Visual dengan UML. Graha Ilmu, Yogyakarta, pertama edition, 2005.
5.
P.
Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset,
Yogyakarta, 2005.
6.
E.
Purwono. Apa Yang Harus Diketahui Oleh Sistem Analisis. Andi Offset, Yogyakarta,
2002.
7.
A.
Shodiq. Software testing. Januari 2007.
8.
A.
H. Sutopo. Analisis dan Desain Berorientasi Objek. JJ Learning, Yogyakarta pertama
edition, 2002.
9.
I.
Yuadi. Kualitas perangkat lunak: Definisi, pengukuran dan implementasi. 2006.
10.
Romi
Satria, 2006. http://romisatriawahono.net/2006/06/05/teknik-pengukuran-kualitas-perangkatlunak/ (9 Desember 2017,
Jam 12.00)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar