Selasa, 02 Januari 2018

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pada PT Megah Nusantara Perkasa


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pada PT Megah Nusantara Perkasa









Disusun Oleh :
Aprilia Wahyu Perdani (43116110355)



Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA


PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA 2017



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karuniaNya-lah penulis masih diberi kesehatan dan dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pada PT Megah Nusantara Perkasa“. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas dari dosen mata kuliah Manajemen Sistem Informasi Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk menambah refesensi mahasiswa maupun siapa saja yang ingin memahami evaluasi tentang sistem informasi manajemen pada PT Megah Nusantara Perkasa.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen kami yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini.
Makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca demi penyempurnaan makalah selanjutnya. Besar harapan penulis semoga karya tulis ini bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta,  Desember 2017
Penulis


   Aprilia Wahyu Perdani







ABSTRAK

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Atau kumpulan elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut sistem harus di manajemen dengan baik agar menghasilkan hasil yang maksimal. Sistem Informasi Manajemen sangat dibutuhkan suatu perusahaan agar proses sistem dapat berjalan dengan baik sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Sebagai salah satu contoh adalah perusahaan yang bergerak dalam percetakan digital, yaitu PT. Megah Nusantara Perkasa. Masalah yang dihadapi perusahaan ini adalah integrasi data, kontrol persediaan dan penjadwalan proses produksi. Dengan masalah tersebut maka perusahaan ini membutuhkan sistem yang dapat menciptakan integrasi data dan proses, pengontrolan persedian dan analisa produk. Di sini peran sebuah sistem informasi manajemen sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Analisis Kinerja Sistem, Digital Printing, UML.

























BAB I
Pendahuluan

A.   Latar Belakang
Pada suatu perusahaan memiliki beberapa departemen yang saling medukung ketika menjalankan suatu proses kegiatan produksi. Keterhubungan antar departemen ini diperlukan sistem agar proses kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik. Sistem ini digunakan agar data-data dan informasi yang ada dapat terkoordinasi dengan baik.
Peranan sistem informasi manajemen suatu perusahaan sangat vital, baik untuk skala besar maupun kecil. Dengan adanya sistem informasi manajemen suatu perusahaan, maka dapat memudahkan perusahaan tersebut untuk melaksanakan sistem secara terencana, terkontrol, sistematis dan saling terhubung. Dengan adanya sistem informasi yang dilakukan, diharapkan suatu perusahaan dapat mengkontrol proses produksi yang dilakukan di setiap cabang, mengurangi penyimpangan- penyimpangan yang terjadi dan pengambilan keputusan untuk suatu masalah. Pekerjaan dapat terselesaikan tepat pada waktunya karena adanya sistem yang tersusun dengan terencana.

B.   Rumusan Masalah
Berikut adalah rumusan masalah dari tugas ini:
1.    Bagaimana cara menganilisis sistem pada suatu institusi atau perusahaan?
2.    Bagaimana tahapan-tahapan dalam menganalisis sistem pada suatu institusi atau perusahaan?

C.   Tujuan
Tujuan dari tugas ini adalah sebagai berikut:
1.    Memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah Analisis Perancangan Sistem Informasi.
2.    Menambah pengetahuan dan wawasan umumnya bagi pembaca sekalian dan khususnya bagi penulis tentang bagaimana menganalisis suatu sistem.
3.    Menganalisis sitem dari PT Megah Nusantara Perkasa
4.    Mengetahui sistem yang berjalan dari perusahaan PT Megah Nusantara Perkasa









BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


A.   Konsep Sistem (Romi Satria, 2006)
Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedur dan komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai berikut :
·         Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
·         Suatu prosedur adalah suatu urutan-urutan operasi klerikal (tulis menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang ditetapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi.

Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai berikut :
Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

B.   Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (SIM) atau Management Information System (MIS) dapat didefinisikan sebagai berikut : ”Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi”.
Biasanya SIM menghasilkan informasi untuk memantau kinerja, memelihara koordinasi, dan menyediakan informasi untuk operasi organisasi. Umumnya SIM mengambil data dari sistem pemrosesan transaksi.
SIM seringkali disebut juga sebagai Sistem Peringatan Manajemen (Management Alerting System) karena sistem ini memberikan peringatan kepada pemakai (umumnya manajemen) terhadap masalah ataupun peluang. Istilah yang lain dari SIM adalah Sistem Pelaporan Manajemen atau Management Reporting System.
Sistem Informasi Manajemen yaitu serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi yang secara rasional mampu mentransformasikan data sehingga menjadi informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer.

C.   Pengertian Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi
1.    Analisis
Analisis adalah aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitannya dan ditafsirkan maknanya. Dalam pengertian yang lain, analisis adalah sikap atau perhatian terhadap sesuatu (benda, fakta, fenomena) sampai mampu menguraikan menjadi bagian-bagian, serta mengenal kaitan antarbagian tersebut dalam keseluruhan. Analisis dapat juga diartikan sebagai kemampuan memecahkan atau menguraikan suatu materi atau informasi menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sehingga lebih mudah dipahami. (Fatta, 2007)

Pengertian Analisis Sistem Menurut Para Ahli: (Anonim 1, 2014)

Adapun pengertian Analisis Sistem menurut para ahli yang diantaranya yaitu:
Menurut Mc Leod “2007, p74”
Analisis sistem ialah penelitian terhadap system yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau memperbaharui sistem yang telah ada tersebut.
Menurut Al Fatta, “2007:4”
Analisis sistem ialah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian-bagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan mereka.
Menurut Jimmy L. Goal “2008:73”
Analisis sistem ialah sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D. “2010, p4”
Analisis sistem ialah proses pemahaman dan penentuan secara rinci apa yang seharusnya dicapai oleh sistem informasi.
Menurut Kenneth & Jane “2006:G12”
Analisis sistem ialah kegiatan menganalisa permasalahan dari suatu perusahaan dan pemecahan masalah tersebut dengan menggunakan sistem informasi.
Menurut O’Brien dan Marakas “2009:639”
Menurut mereka analisa sistem ialah kegiatan menganalisa komponen dan requirement dari sebuah sistem secara rinci.


Menurut Bentley dan Whitten “2009:160”
Analisis sistem ialah sebuah metode untuk mencari solusi dari permasalahan sistem yang ada dengan cara mengelompokkan komponen yang ada menjadi komponen-komponen yang lebih kecil agar solusi yang ditemukan sesuai dengan kebutuhan sistem.
Menurut Stair dan Reynolds “2010”
Analsis sistem ialah sistem yang menentukan sistem informasi apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah yang sudah ada dengan mempelajari sistem dan proses kerja untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan dan peluang untuk perbaikan.
Menurut Laudon dan Laudon “2010”
Analisis sistem terdiri dari mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi penyebabnya, menentukan solusi dan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang diperlukan oleh system.
Menurut Mulyanto dkk “2008”
Analsis sistem ialah sebuah teknik pemecahan masalah yang menguraikan sebuah sistem menjadi komponen-komponennya dengan tujuan mempelajari seberapa bagus komponen-komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk meraih tujuan yang telah ditentukan.

2.    Perancangan
Pengertian Perancangan
Langkah awal dalam membuat sebuah sistem adalah perancangan dari sistem tersebut. Mohamad Subhan (2012:109) dalam bukunya yang berjudul Analisa Perancangan Sistem mengungkapkan: “Perancangan adalah proses pengembangan spesifikasi baru berdasarkan rekomendasi hasil analisis sistem”.
Pengertian Perancangan menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005:39) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, adalah sebagai berikut: “Tahapan perancangan (design) memiliki tujuan untuk mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang terbaik”.
Sedangkan menurut Kusrini dkk (2007:79) dalam bukunya Tuntunan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server perancangan adalah “Proses pengembangan spesifikasi sistem baru berdasarkan hasil rekomendasi analisis sistem”.
Dalam tahap perancangan, tim kerja harus merancang dalam berbagai kertas kerja mengenai spesifikasi yang dimaksud sesuai kebutuhan pengguna (end user) melalui alat perancangan yang terstandarisasi. (Fatta, 2007)

D.   Konsep Sistem Informasi Manajemen Digital Printing
Sistem Informasi Manajemen PT Megah Nusantara Perkasa (Digital Printing) adalah aplikasi yang digunakan untuk pemrosesn penginputan dan penyimpanan datadata ke dalam database untuk menghasilkan laporan dan informasi sehingga dapat dijadian bahan untuk pengambilan keputusan.
1.    Permintaan pelanggan akan produk yang akan dipesan.
2.    Pembuatan contoh produk.
3.    Pembuatan artikel sesuai dengan permintaan pelanggan.
4.    Pembuatan rencana jadwal kerja pembuatan produk.

Oleh karena itu diperlukan suatu penanganan berupa aplikasi, yang diharapkan data yang diterima dari permintaan pelanggan dapat diproses dengan cepat oleh setiap bagian-bagian departemen dan tidak terjadi kesalahan dalam proses produksi.

E.    Analisis Sistem
Analisis dan perancangan sistem, seperti yang ditampilkan oleh penganalisis sistem, berupaya menganailis input data atau aliran data secara sistematis, memproses atau mentransformasikan data, menyimpan data, dan menghasilkan output sistem informasi dalam konteks bisnis khusus. Selanjutnya analisis dan perancangan sistem digunakan untuk menganalisis, merancang, dan menimplementasikan peningkatanpeningkatan fungsi bisnis yang dapat dicapai melalui penggunaan sistem informasi terkomputerisasi. (Fatta, 2007)

F.    Analisis PIECES
Untuk mengidentifikasi masalah, maka harus dilakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, keamanan aplikasi, efisiensi, dan pelayanan pelanggan. Panduan ini dikenal denan PIECES analiysis (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Service). Dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah utama. Hal ini penting karena biasanya yang muncul dipermukaan bukan masalah utama, tetapi hanya gejala dari masalah utama saja. (H. A. Kurniawan, 2007)






BAB III
Tinjauan Umum Perusahaan dan Metode

A.   Gambaran Perusahaan PT Megah Nusantara Perkasa
Didirikan pada Februari 2016, PT Megah Nusantara Perkasa adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang digital printing mempunyai beberapa bagian departemen yang saling berkaitan dalam proses kinerja sistemnya. Setiap departemen memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Pembagian fungsi dan tugas ini dilakukan agar sistem di perusahaan ini dapat berjalan dengan baik.
PT Megah Nusantara Perkasa memiliki jaringan supply chain yang stabil dengan kapasitas produksi yang besar. Semua hasil produk melewati proses kontrol kualitas (Quality Control) secara berjenjang, baik pada saat produk selesai diproduksi, pada saat produk masuk ke dalam gudang, maupun pada saat produk dikeluarkan dari gudang untuk dikirimkan kepada pelanggan. Barang yang dikirim pun dikemas secara baik dengan menggunakan kemasan yang aman dan didesain secara menarik.

Struktur umum organisasi perusahaan digambarkan dengan sebuah bagan dibawah ini.


Visi dan Misi
Visi
·         Menjadi Brand nomor 1 (satu) dalam penyediaan produk produk kreatif dan desain unik serta memberikan nilai tambah untuk seluruh stakeholders terkait.
Misi
·         Mengembangkan kemampuan desain, produksi, kontrol kualitas, pengemasan, dan sistem distribusi online serta offline
·         Diversifikasi produk kreatif keren dan berkualitas
·         Penerapan teknologi informasi terkini dalam hal pengelolaan proses bisnis

Produk
Signage
Signage adalah produk sekaligus desain yang berisikan penggunaan kata-kata atau simbol untuk mengkomunikasikan pesan ke orang lain. Signage umumnya dipakai sebagai papan informasi lalu lintas, penunjuk arah dan juga identitas sebuah ruang atau gedung.
Signage merupakan salah satu produk terbaru PT Megah Nusantara Perkasa. Signage buatan PT Megah Nusantara Perkasa diproduksi dengan teknologi tinggi menggunakan bahan Akrilik, Aluminium, Stainless Steel, Vinyl & MDF berkualitas. Tidak seperti signage lain pada umumnya, signage Decodeko memiliki desain eksklusif yang unik dan keren.

Desain Eksklusif
PT Megah Nusantara Perkasa membuat puluhan desain signage yang berbeda dari lainnya. PT Megah Nusantara Perkasa mengedepankan desain segar dan unik yang tidak bisa kamu temukan di tempat lainnya.

Bahan Berkualitas
PT Megah Nusantara Perkasa tidak menggunakan bahan besi biasa yang cepat berkarat karena faktor cuaca. Beberapa bahan yang digunakan untuk signage Decodeko antara lain Akrillik, Aluminium, Stainless Steel, Vinyl, MDF, Sintra, Dibond, Lexan dan Corrugated Plastic.

Sticker
Apa itu stiker? Pada dasarnya, stiker adalah salah satu jenis label. Sebuah cetakan di selembar kertas atau plastik dengan bahan tertentu dan memiliki perekat di salah satu sisinya. Stiker dapat digunakan untuk dekorasi dan hiasan pada benda atau media promosi pada produk sebagai identitas sebuah merk agar mudah dikenali oleh target market tertentu sesuai dengan kondisi dan keinginan. Stiker bisa dibuat dengan beragam bentuk, ukuran serta warna.
Die Cut & Kiss Cut
PT Megah Nusantara Perkasa membuat dua jenis varian stiker yaitu die cut dan kiss cut dengan dengan variasi desain unik yang terus bertambah setiap waktunya.
Stiker die cut adalah jenis stiker yang dipotong dengan bentuk yang menyesuaikan desain tertentu. Stiker kemudian dicetak pada kertas berperekat dan dipotong dengan pisau khusus.
Sementara itu stiker kiss cut adalah stiker yang akan dipotong hanya pada bagian gambar saja (tidak sampai seluruh latar belakang). Ini berarti, stiker kiss cut akan terpotong sesuai dengan pola desain saja.

Nusantara Print
Nusantara Print PT. Megah Nusantara Perkasa membuat pembuatan plat nama, label dan komponen produk percetakan lainnya. Beberapa produk Decodeko khususnya yang berbahan dasar Poly Carbonate, dibuat dengan teknologi canggih dari Nusantara Print.



B.   Prosedur Perusahaan
·         Prosedur Penerimaan Pemesanan Pelanggan
Proses pemesanan produk dari pelanggan adalah sebagai berikut :
1.    Sales menawarkan kepada pelanggan.
2.    Kemudian pelanggan menghubungi untuk memberikan order yang akan dipesan.
3.    Marketing akan menyimpan data-data permintaan pelanggan.
4.    Evaluasi produk baru yang di request oleh pelanggan. Di sini didefinisikan mulai dari desain produk, warna yang produk, dan lain-lain.
5.    Setelah semua detail produk selesai dievaluasi lalu dilakukan penghitungan perkiraan biaya sesuai dari rincian detail evaluasi produk baru tersebut.
6.    Jika harga belum cocok maka harus dilakukan revisi kembali di evaluasi produk baru tersebut.
7.    Dan jika harga telah cocok maka dibuat penawaran harga (quotation) yang untuk diberikan ke pelangga (customer).
8.    Apabila pelanggan setuju dengan penawaran harga yang diberikan lalu pelanggan akan memberikan PO.
9.    Setelah PO dari pelanggan diterima lalu dibuat CO (customer order).
10. Di dalam CO ini terdapat order production dan schedule delivery.



·         Prosedur Design dan Pre Press
Proses pembuatan desain contoh produk dari pelanggan adalah sebagai berikut:
1.    Menerima perintah contoh pembuatan produk.
2.    Menginputkan pesanan contoh produk.
3.    Membuat jadwal pembuatan contoh produk.
4.    Kemudian akan dibagi 2 tugas, yaitu untuk membuat desain dan film contoh produk. Dan mencari komposisi bahan dari warna contoh produk yang dipesan oleh pelanggan.
5.    Pada bagian pembuatan desain akan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu mengajukan permintaan material untuk pembuatan contoh produk lalu menyerahkan material ke bagian Printing Sample. Dan bagian yang lain yaitu menyerahkan film ke bagian Expose untuk dilakukan Expose Screen dan menyerahkan Screen ke bagian Printing Sample.
6.    Setelah proses pengecekan selesai kemudian contoh produk pelanggan tersebut dicetak. Dan akan dilakukan pemeriksaan internal dari hasil pencetakan produk tersebut.
7.    Pemeriksaan yang dilakukan adalah pada grafis, die cut, score cut,dimensi dan warna. Apakah semua telah sesuai dengan hasil produk yang dipesan oleh pelanggan.
8.    Jika contoh produk tidak sesuai dan perlu perbaikan maka akan dilihat apakah desain tersebut yang tidak sesuai atau warna dari contoh produk tersebut.
9.    Setelah proses pemeriksaan kesalahan tersebut lalu mengajukan permintaan material untuk pembuatan contoh produk yang baru.
10. Setelah selesai akan diserahkan kembali ke bagian Printing Sample.
11. Tetapi jika tadi contoh produk tersebut telah sesuai dengan permintaan pesanan pelanggan maka akan dibuat dokumen persetujuan contoh produk ke pelanggan. Lalu mengirimkan dokumen persetujuan pelanggan.
12. Apabila pelanggan menyetujui contoh produk tersebut maka akan proses produksi akan dilakukan. Jika tidak dan masih ada kekurangan maka akan dilakukan proses pemeriksaan kembali.

·         Prosedur PPIC, Production dan Delivery
Proses penjadwalan, produksi dan pengiriman produk adalah sebagai berikut:
1.    Menerima dokumen pesanan pelanggan
2.    Menginputkan pesanan pelanggan.
3.    Membuat rencana produksi.
4.    Membuat Surat Perintah Kerja (SPK).
5.    Kemudian menugaskan Surat Perintah Kerja tersebut ke Mesin Produksi. Di saat yang bersamaan dilakukan juga serah terima Raw Material.
6.    Menginputkan perkembangan percetakan.
7.    Menginputkan perkembangan Sortir Produksi.
8.    Menginputkan perkembangan Proses Clear.
9.    Serah terima hasil printing ke QA Finishing.
10. Menginputkan perkembangan Sortir Finishing.
11. Menginputkan perkembangan Proses Premasking
12. Menginputkan perkembangan Proses Die Cut.
13. Menginputkan perkembangan Proses Score Cut.
14. Menginputkan perkembangan Proses Packing.
15. Pemerikasaan produk yang telah jadi. Untuk produk yang gagal atau rusak diinputkan ke jumlah part reject lalu serah terima barang printing ke Finish No Good.
16. Dan produk yang sesuai dengan pesanan pelanggan statusnya akan menjadi barang jadi dan diserahkan ke Finish Good.

C.   Metode Penelitian
Metode penilitian ini adalah metode Kualitatif dengan studi literature dalam bidang keilmuan Manajemen System Information (MIS) dan Information Technology (IT). Disamping itu berdasarkan pengalaman empiris 3 tahun terakhir serta pengamatan langsung pada objek penelitian PT. PT Megah Nusantara Perkasa. Dan pada unit analisis Departemen/ bagian MIS/EDP.











BAB IV
Result & Discussion

A. Hasil Penelitian
Setelah melakukan kegiatan penelitian yaitu melakukan uji coba terhadap aplikasi yang sedang berjalan dan melakukan observasi dan wawancara ke setiap departemen dapat diuraikan hasil analisa berdasarkan metode-metode yang ada.
Aplikasi sistem informasi manajemen ini terdapat beberapa modul dengan fungsinya masing-masing, yaitu ; (Munawar, 2005)
1.    Modul Master : yaitu modul yang digunakan sebagai data-data acuan yang digunakan dalam proses sistem.
2.    Modul Transaction : yaitu modul yang berisi semua proses dalam sistem. Data-data diambil dari modul master sehingga menghasilkan informasi yang digunakan untuk laporan-laporan.
3.    Modul Report : yaitu modul yang berbentuk laporan-laporan digunakan untuk mengambil keputusan.

Untuk dapat menjalankan aplikasi ini, diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak untuk penginstalan sebagai berikut :
Perangkat Keras, Perangkat keras yang mendukung dengan spesifikasi Pentium 4, RAM 512 Mb dan HD 20 Gb. (A. H. Sutopo, 2002)

Perangkat Lunak, Perangkat lunak yang mendukung yaitu system operasi Windows XP, Vista ataupun Linux. JDK 6 dan Apache Tomcat untuk runtime Java program. Eclipse 3.2 untuk GUI. Postgre 8 sebagai database yang digunakan. (I. Yuadi, 2002)

Pada aplikasi PT Megah Nusantara ini terdapat beberapa modul yang membentuk sebuah sistem ERP perusahaan. Modul-modul yang terdapat pada aplikasi ini yaitu ; application, Design, Logistic, Marketing, Expose, Pre Press, Sample Printing, Purchasing, Production Planning, Production, Color Mixing dan Report.



B.   Analisis Sistem yang sedang berjalan
·         UML (Munawar, 2005)
Dengan Bantuan UML penulis akan menceritakan apa yang dilakukan oleh sebuah sistem. UML yang terdiri dari serangkaian diagram memungkinkan bagi penulis untuk mendokumentasikan sistem komperhensif.
Penulis menggunakan 4 diagram UML untuk menganalisis SIM PT Megah Nusantara Perkasa ini, yaitu :
1.    Class Diagram, untuk mengetahui kelas, fitur dan relasinya.
2.    Use Case Diagram, untuk mengetahui bagaimana user berinteraksi dengan sebuah sistem.
3.    Activity Diagram, untuk mengetahui perilaku prosedural dan parallel.
4.    Sequence Diagram, untuk mengetahui interaksi antar objek. Lebih menekankan pada urutan.

C.   Identifikasi Masalah
Untuk mengidentifikasi masalah, dilakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, efisiensi dan pelayanan aplikasi. Dari analisi PIECES ini didapatkan beberapa masalah yang menjadi kekurangan dari SIM PT Megah Nusantara Perkasa dalam penerapan memproses data badan usaha. (P. Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA, 2005).

Analisis Kinerja :
Hasil analisa : SIM PT Megah Nusantara Perkasa telah memiliki kinerja yang baik karena telah dapat memberikan waktu tanggap yang cepat kepada pengguna, dengan perbandingan 75% cepat dan 25% lambat, bisa lambat dikarenakan kondisi server sedang down pada saat jaringan terputus karena aplikasi ini berbasis web base.

Analisis Informasi
Laporan-laporan yang sudah selesai diproses digunakan untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan dalam berjalannya proses sistem dan pengambilan keputusan.

Analisis Ekonomi
Hasil analisa : Sistem ini berbasis web base yang bisa diakses dari tempat yang berbeda sehingga dapat memberikan penghematan biaya operasional perusahaan, seperti biaya operasional kendaraan apabila ingin mengambil atau memberikan data dari kantor staff ke pabrik produksi karena lokasi pabrik yang berada di Cibinong, Bogor dan kantor staff yang berada di Kelapa Gading, Jakarta.

Layanan
Pelayanan dari sistem yang dapat meningkatkan kemampuan menangani masalah. Bersifat user friendly, hanya saja pembagian hak akses mungkin saja kurang akurat.














D.   Solusi yang Diajukan
Setelah mengetahui kekurangan-kekurangan yang terdapat pada aplikasi PT Megah Nusantara Perkasa, penulis membuat inti permasalah dari keseluruhan analisis disertai dengan pengajuan solusi sebagai alternatif pemecahan masalah. Berikut gambaran dan solusi yang dapat penulis ajukan untuk pemecahan masalah aplikasi PT Megah Nusantara Perkasa.

No.
Jenis Analisis
Kelemahan
Perbaikan
1
Kinerja
Kondisi internet down
Menggunakan jaringan provider internet yang lebih stabil
2
Layanan
- Kurangnya modul untuk help agar membantu user dalam menghadapi kesulitan dalam penggunaan aplikasi.

- Keamanan yang ada sudah cukup baik dengan adanya penggunaan user id dan password. Tetapi waktu session yang diberikan terlalu singkat
- Penambahan modul help.





- Waktu session di set apabila program dalam kondisi tidak aktif.



BAB V
Penutup

A.   Kesimpulan
Dari hasil penilaian kualitas sistem menggunakan metode faktor dan kriteria, aplikasi sistem informasi manajemen PT Megah Nusantara Perkasa pada saat sekarang masih layak untuk digunakan, namun pengembangan pada saat yang akan datang agar lebih optimal.

B.   Saran
Dalam mambangun sebuah Proses Manjamen yang baik tentunya pada PT Megah Nusantara Perkasa, masih banyak hal yang dapat dikembangkan, seperti :
1.    Harus lebih berkomitmen lagi untuk menentukan sebuah manajemen yang baik dengan diadakan perbaikan berulang-ulang dan penyempurnaan manajemen yang berkelanjutan.
2.    Menambahkan ke efektifan dalam proses perencanaan untuk menargetkan kepuasan  pelanggan dan mutu.






DAFTAR PUSTAKA

1.    Fatta. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. C.V Andi Offset, Yogyakarta, 1 edition, September 2007.
3.    H. A. Kurniawan. Software quality assurance. Master's thesis, Institut   Teknologi Sepuluh Nopember, 2007.
4.    Munawar. Pemodelan Visual dengan UML. Graha Ilmu, Yogyakarta, pertama edition, 2005.
5.    P. Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset, Yogyakarta, 2005.
6.    E. Purwono. Apa Yang Harus Diketahui Oleh Sistem Analisis. Andi Offset, Yogyakarta, 2002.
7.    A. Shodiq. Software testing. Januari 2007.
8.    A. H. Sutopo. Analisis dan Desain Berorientasi Objek. JJ Learning, Yogyakarta pertama edition, 2002.
9.    I. Yuadi. Kualitas perangkat lunak: Definisi, pengukuran dan implementasi. 2006.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar